Wajib Tau, Ini Daftar Pelatih yang Sering Mendapat Kartu Merah

Wajib Tau, Ini Daftar Pelatih yang Sering Mendapat Kartu Merah

Wajib Tau, Ini Daftar Pelatih yang Sering Mendapat Kartu Merah

Di dunia sepak bola, pelatih tidak hanya berperan sebagai pengatur strategi dan motivator di pinggir lapangan, tapi juga sering terlibat dalam drama emosional yang kadang membuat mereka mendapat kartu merah dari wasit.

Kartu merah bagi pelatih biasanya diberikan karena protes berlebihan, tindakan tidak sportif, atau ketidaksabaran yang muncul akibat tekanan besar dalam pertandingan.

Beberapa nama pelatih papan atas tercatat sebagai yang paling banyak menerima kartu merah akibat temperamen dan reaksi keras mereka selama pertandingan berlangsung.

Berikut beberapa daftar Pelatih yang Sering Mendapat Kartu Merah:

Jose Mourinho

Dikenal sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dan sukses di dunia, Jose Mourinho juga terkenal dengan sikap emosionalnya di pinggir lapangan.

Selama kariernya, Mourinho telah menerima sembilan kartu merah, termasuk saat melatih klub-klub besar seperti Chelsea, Roma, dan Fenerbahce.

Salah satu insiden terkenalnya terjadi pada musim 2013-14 bersama Chelsea, di mana ia mendapat dua kartu merah sekaligus dan denda 8.000 poundsterling karena protes kepada wasit.

Diego Simeone

Pelatih Atletico Madrid ini terkenal dengan semangat dan intensitas tinggi yang kadang menjurus pada perilaku meledak-ledak.

Hingga kini, Diego Simeone sudah mengumpulkan tujuh kartu merah sepanjang karier kepelatihannya.

Kartu merah terbaru diterima saat pertandingan Liga Champions melawan Liverpool pada 2025, di mana emosinya meledak saat gol telat lawan terjadi.

Arsene Wenger

Meskipun Arsene Wenger tidak terbilang sering mendapat kartu merah, ada beberapa momen ikonik yang meninggalkan jejak seperti ketika ia menendang botol di Old Trafford dan mendapat larangan mendampingi tim selama beberapa laga akibat protes berlebihan.

Xavi Hernandez

Sebagai pemain, Xavi dikenal disiplin dan jarang mendapat kartu merah. Namun, saat menjadi pelatih Barcelona selama dua setengah tahun, ia tercatat menerima tiga kartu merah. Hal ini menunjukkan tekanan dan tantangan yang berbeda saat memimpin tim dari pinggir lapangan dibandingkan saat menjadi pemain.

Andre Villas-Boas

Villas-Boas dikenal emosional, tetapi kartu merah yang diterimanya lebih sering terjadi saat menangani klub di luar Inggris, seperti Zenit Saint Petersburg dan Shanghai SIPG. Ia juga pernah mendapatkan kartu merah saat melatih Marseille akibat beberapa kontroversi di lapangan

    Fenomena Emosi Pelatih dan Dampaknya

    Tekanan besar yang dihadapi pelatih di level tertinggi sepak bola, terutama dalam pertandingan penting, sering membuat emosi sulit terkendali.

    Protes kepada wasit, pertengkaran dengan pemain lawan atau bahkan suporter kerap berujung pada kartu merah.

    Dampak dari kartu merah ini cukup signifikan karena pelatih harus menyaksikan timnya dari tribun penonton dan kehilangan kesempatan memberikan arahan langsung.

    Beberapa pelatih menganggap kartu merah sebagai risiko pekerjaan mereka, sementara yang lain berusaha mengontrol emosi demi menjaga konsentrasi tim dan menghindari potensi kerugian.