Arsenal Hantam Bayern Munchen 3-1 di Emirates, Puncaki Grup Liga Champions

banner artikel sepikbola (87)

Arsenal tampil sangat meyakinkan saat menjamu Bayern Munchen pada matchday kelima Liga Champions 2025/26 di Emirates Stadium, Rabu malam waktu setempat.

The Gunners menang meyakinkan 3-1 melalui gol Jurrien Timber, Noni Madueke, dan Gabriel Martinelli. Hasil ini memastikan Arsenal mempertahankan rekor sempurna di fase grup dengan 5 kemenangan dari 5 laga.

Babak Pertama: Arsenal Mendominasi, Bayern Balik Menyengat

Arsenal memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Dukungan penuh suporter di Emirates membuat tim asuhan Mikel Arteta tampil agresif sejak menit awal.

Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-22 lewat Jurrien Timber, yang menyundul bola dari skema sepak pojok Bukayo Saka.

Gol ini menjadi pembuka keunggulan Arsenal dan menegaskan dominasi mereka dalam duel udara.

Namun Bayern tidak tinggal diam. Melalui serangan terstruktur, tim tamu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-32 lewat talenta muda berusia 17 tahun, Lennart Karl, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Madueke dan Martinelli Bungkam Bayern

Masuk babak kedua, Arsenal kembali menguasai pertandingan. Arteta memasukkan Noni Madueke, keputusan yang terbukti menentukan.

Menit ke-69, Madueke sukses mencetak gol setelah meneruskan umpan silang Riccardo Calafiori. Gol ini mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus memulihkan momentum Arsenal.

Hanya delapan menit berselang, Gabriel Martinelli memperlebar keunggulan melalui aksi individu brilian.

Berlari menembus pertahanan Bayern, Martinelli mengecoh Manuel Neuer sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol ini menutup pertandingan dengan skor 3-1 untuk tuan rumah.

Klasemen Arsenal dan Bayern Munchen

Kemenangan ini menegaskan performa impresif Arsenal di Eropa. Mereka sukses mempertahankan rekor sempurna 15 poin dari lima pertandingan dan memastikan posisi puncak grup.

Sementara Bayern Munich harus menerima kekalahan pertama mereka di Eropa musim ini dan kini terdesak untuk mengamankan tiket babak gugur pada pertandingan terakhir.

Mikel Arteta menyebut kemenangan ini sebagai bukti kedewasaan timnya. “Kami tampil dominan melawan salah satu tim paling berbahaya di Eropa. Kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri seluruh skuad,” ujarnya.

Dari kubu Bayern, kegagalan mengimbangi intensitas Arsenal menjadi sorotan utama. Lini belakang mereka berkali-kali dibuat kerepotan oleh kecepatan sayap Arsenal.

Dengan performa solid dan permainan yang efisien, Arsenal tidak hanya memastikan kemenangan besar, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa mereka siap bersaing jauh di Liga Champions musim ini. Bayern Munich, sementara itu, harus segera berbenah menjelang laga terakhir fase grup.

Line Up

Arsenal tampil dengan starting XI: David Raya di bawah mistar gawang; di belakang Jurrien Timber di kanan, William Saliba dan Cristhian Mosquera sebagai bek tengah, serta Myles Lewis-Skelly di bek kiri. Di lini tengah bertugas Martín Zubimendi dan Declan Rice — dengan Eberechi Eze sebagai gelandang kreatif. Di lini depan ada Bukayo Saka di kanan, Leandro Trossard di kiri, dan Mikel Merino sebagai ujung tombak.

Sementara itu, Bayern München memulai laga dengan: Manuel Neuer sebagai kiper; lini belakang diisi Konrad Laimer dan Josip Stanisic sebagai bek sayap, dengan Dayot Upamecano dan Jonathan Tah sebagai bek tengah. Di lini tengah ada Joshua Kimmich dan Aleksandar Pavlović sebagai pivot, lalu di area menyerang: Michael Olise, Lennart Karl, dan Serge Gnabry mendukung penyerang utama, Harry Kane.