Menuju Final, Arsenal Mengalahkan Chelsea 1-0 di Leg Kedua Semifinal Carabao Cup 2025/26
Arsenal vs Chelsea di semifinal carabao Cup
Arsenal sukses mengunci tiket final Carabao Cup 2025/26 usai menaklukkan Chelsea 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Selasa malam 3 Februari 2026.
Agregat 4-2 dari dua laga ini menegaskan ketangguhan The Gunners di bawah Mikel Arteta. Gol dramatis Kai Havertz di menit ke-97 menjadi penentu, mengakhiri puasa semifinal Arsenal selama enam tahun.
Jalannya Pertandingan
Laga leg kedua jauh lebih sengit ketimbang leg pertama yang Arsenal menang 3-2 di Stamford Bridge.
Chelsea mendominasi penguasaan bola 61 persen dan melepaskan 14 tembakan, tapi gagal mengonversi peluang jadi gol.
Arsenal bermain pragmatis dengan 39 persen penguasaan bola dan hanya lima tembakan, fokus bertahan sambil menunggu momen serangan balik.
Babak pertama tanpa gol, kedua kubu saling serang tapi pertahanan solid. Chelsea andalkan Alejandro Garnacho dan Noni Madueke, tapi terjebak pressing pasukan Arteta.
Lini belakang The Gunners, dipimpin William Saliba serta Gabriel Magalhaes, catat clean sheet ke-20 musim ini—prestasi langka di liga besar Eropa. Arteta sebut beknya sebagai “tembok besi”.
Gol Penentu Havertz
Drama klimaks di injury time menit ke-97. Declan Rice rebut bola tengah, kirim umpan panjang ke Kai Havertz yang baru masuk. Eks pemain Chelsea itu lewati kiper Robert Sanchez, lalu sundul bola ke gawang kosong dari jarak dekat. Gol ini tak hanya amankan agregat 4-2, tapi juga momen emosional bagi Havertz. “Spesial untuk tim,” katanya usai laga.
Statistik Pertandingan
Meriam London efisien dengan lima tembakan hasilkan satu gol, sementara Chelsea boros peluang meski dominan. Penguasaan bola Chelsea unggul, tapi Arsenal unggul duel udara dan intersepsi. Clean sheet ini jadi senjata utama, bikin David Raya minim kerja keras. Statistik tunjukkan Arsenal lebih klinis di momen krusial.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Mikel Arteta puji mentalitas juara pasukannya: “Kami tunggu momen ini lama. Mereka tunjukkan karakter malam ini.” Havertz bilang golnya terasa pribadi lawan eks klub, tapi prioritas tim. Chelsea pelatih Enzo Maresca akui Arsenal layak menang, meski kecewa peluang terbuang. Suporter Arsenal nyanyi “Sweet Caroline” rayakan kemenangan.
Arsenal Menuju Final Wembley
Kemenangan ini akhiri empat kekalahan semifinal era Arteta. The Gunners tunggu pemenang Man City-Newcastle di final Wembley 22 Maret 2026 pukul 16:30 GMT. City unggul agregat 2-0 leg pertama, tapi leg kedua sengit.
Trofi ini peluang Arsenal obati paceklik gelar domestik sejak FA Cup 2020. Musim 2025/26 makin cerah bagi Meriam London, siap ulang kejayaan era Wenger.