GOL GILA ANAK 15 TAHUN! Arsenal Hancurkan Everton 2-0 di Detik Terakhir – Juara PL Sudah di Depan Mata!
GOL GILA ANAK 15 TAHUN! Arsenal Hancurkan Everton 2-0 di Detik Terakhir – Juara PL Sudah di Depan Mata!
Arsenal berhasil mengamankan tiga poin penting di pekan ke-29 Premier League dengan mengalahkan Everton 2-0 pada Sabtu malam, 14 Maret 2026, di Emirates Stadium, London. Kemenangan ini membuat The Gunners semakin mantap di puncak klasemen dengan 70 poin dari 31 pertandingan, unggul sembilan poin dari Manchester City yang baru bertanding 30 kali.
Dominasi Total Arsenal dari Awal Laga
Pertandingan dimulai dengan dominasi Arsenal sejak menit awal. Skuad asuhan Mikel Arteta menguasai bola hingga 64,5 persen dan melepaskan 25 tembakan, termasuk tujuh tepat sasaran, sementara Everton hanya mampu membalas dengan sembilan usaha. Babak pertama berakhir tanpa gol meski Arsenal terus menekan, dengan peluang emas dari Bukayo Saka dan Kai Havertz yang masih bisa diredam kiper tamu. Everton bertahan rapat, memanfaatkan serangan balik, tapi lini belakang Arsenal yang dipimpin William Saliba dan Gabriel Magalhães tampil solid tanpa kartu kuning sekalipun.
Drama Gol Telat yang Bikin Penonton Gila!
Kedua gol Arsenal lahir di babak kedua secara dramatis. Gol pertama dicetak Viktor Gyökeres pada menit ke-89 dengan tendangan akurat dari luar kotak penalti, memecah kebuntuan setelah umpan matang dari Eberechi Eze. Tak lama berselang, di injury time menit ke-90+7, Max Dowman, pemain muda berusia 15 tahun yang dimasukkan sebagai pengganti Martín Zubimendi, mencetak gol kedua. Dowman menyambut umpan cepat Gabriel Martinelli dengan tembakan kaki kiri ke tengah gawang, menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Premier League.
Arteta Puja Dowman, Everton Hancur Lebur
Kemenangan ini semakin mendekatkan Arsenal pada gelar juara Premier League musim 2025/26, terutama setelah hasil imbang Man City lawan West Ham. Arteta memuji Dowman sebagai “bintang masa depan” dan menyoroti semangat tim di tengah jadwal padat pasca-seri 1-1 melawan Bayer Leverkusen di Liga Champions. Everton, yang berada di peringkat delapan dengan 43 poin, gagal memanfaatkan peluang meski sempat mengancam di menit-menit akhir. Hadiri 60.176 penonton, laga ini menegaskan Arsenal sebagai tim terkuat di liga dengan selisih gol +39 dan hanya kebobolan 22 gol.
Dengan kemenangan ini, Arsenal kini fokus pada leg kedua Liga Champions melawan Leverkusen pada 17 Maret dan laga berikutnya lawan Bournemouth. Prestasi Dowman juga memicu pujian dari Steve Nicol, yang menyebutnya “tidak normal” atas kontribusi luar biasanya. Kemenangan telat ini membuktikan ketangguhan Arsenal dalam perebutan titel.