Eberechi Eze Hancurkan Leverkusen, Arsenal Lolos Dramatis ke Perempat Final!
Eberechi Eze Hancurkan Leverkusen, Arsenal Lolos Dramatis ke Perempat Final!
Arsenal menekan sejak awal pertandingan dan memaksa Leverkusen bertahan dalam formasi blok rendah. Di tengah tekanan yang terus datang, momen pembuka gol muncul pada menit ke‑36. Eberechi Eze, yang awalnya berperan sebagai kreator, berubah menjadi penentu: ia menerima bola pantulan di luar kotak penalti, lalu melepaskan tembakan melengkung yang tak terjangkau kiper Janis Blaswich. Gol ini tak hanya membawa Arsenal unggul 1–0, tetapi juga menjadi gol debut Eze di Liga Champions bersama klub London Utara.
Babak Kedua: Rice Menyegel Nasib Leverkusen
Di babak kedua, Leverkusen berusaha meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mengejutkan lini belakang Arsenal. Namun, disiplinnya barisan pertahanan The Gunners membuat peluang-peluang mereka selalu mentah. Momentum penutup laga terjadi pada menit ke‑63, ketika Declan Rice mengambil peran sebagai penyelesai. Menerima bola dari tengah lapangan, gelandang Inggris itu melakukan tusukan ke depan, kemudian melepaskan tendangan rendah yang bersarang di sudut bawah gawang. Skor 2–0 ini sekaligus mengubur harapan tim tamu.
Agregat 3–1 dan Tiket ke Perempat Final
Kemenangan 2–0 di Emirates Stadium membawa Arsenal melangkah ke perempat final Liga Champions dengan agregat 3–1 atas Bayer Leverkusen. Di leg pertama yang berlangsung di BayArena, kedua tim sempat bermain imbang 1–1, memberi sedikit keuntungan bagi Arsenal untuk menjaga kontrol di kandang sendiri. Dengan kemenangan ini, Arsenal menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat di Eropa musim ini, sekaligus membuka peluang besar untuk bersaing di semua kompetisi yang masih dijalani.
Arteta dan Skuad Muda Makin Percaya Diri
Bagi Mikel Arteta, hasil ini menjadi bukti bahwa kombinasi pemain muda dan berpengalaman di skuad Arsenal mampu tampil konsisten di pentas elit Eropa. Eze, Rice, serta para pemain muda lain seperti Martinelli dan Saka menunjukkan kematangan mental yang luar biasa di depan puluhan ribu pendukung Emirates. Kemenangan atas tim kuat seperti Leverkusen juga semakin memperkuat narasi bahwa Arsenal tidak lagi sekadar “tim muda berbakat”, tetapi sudah menjadi lawan yang disegani di kancah Champions League.