Gagal Menang, Persis Solo Imbang Lawan Persebaya, Arema Bangkit Tumbangkan PSM Makassar
Gagal Menang, Persis Solo Imbang Lawan Persebaya, Arema Bangkit Tumbangkan PSM Makassar/prediksi bola matador168 (22)
Pekan ke-32 Liga 1 Indonesia menghadirkan cerita berbeda bagi beberapa tim besar, persis Solo harus puas berbagi angka dengan Persebaya Surabaya, sementara Arema FC akhirnya berhasil bangkit dengan kemenangan meyakinkan atas PSM Makassar.
Dua pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (9/5/2026) itu memberi dampak besar terhadap persaingan papan tengah, perebutan zona empat besar, hingga pertarungan keluar dari ancaman degradasi.
Persis Solo Kehilangan Momentum di Stadion Manahan
Bermain di Stadion Manahan, Solo, Persis sebenarnya datang dengan modal yang cukup positif. Laskar Sambernyawa sebelumnya mampu menyapu bersih empat laga kandang terakhir dengan kemenangan.
Namun kali ini, Persebaya tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas tuan rumah. Pertandingan berlangsung cukup ketat sejak awal dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang matang.
Persis mencoba mengambil inisiatif serangan melalui permainan cepat dari sisi sayap, tetapi lini belakang Persebaya tampil rapi dan jarang memberi ruang berbahaya.
Di sisi lain, Bajol Ijo juga beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat. Meski begitu, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat laga berakhir tanpa gol.
Hasil imbang 0-0 ini menjadi pukulan bagi Persis karena mereka gagal keluar dari zona merah klasemen. Tambahan satu poin membuat tim asuhan Milomir Seslija tetap tertahan di posisi ke-16 dengan koleksi 28 poin.
Persebaya Kehilangan Kesempatan Masuk Empat Besar
Bagi Persebaya, hasil ini juga terasa kurang memuaskan. Sebelum bertandang ke Solo, Green Force sedang berada dalam tren positif setelah meraih tiga kemenangan beruntun.
Kemenangan atas Malut United, Arema FC, dan PSBS Biak sempat membuka peluang besar bagi Persebaya untuk menembus empat besar klasemen. Namun hasil imbang melawan Persis membuat langkah mereka sedikit tertahan.
Dengan tambahan satu angka, Persebaya kini masih berada di posisi kelima dengan 52 poin. Peluang menuju papan atas memang masih terbuka, tetapi mereka tak boleh lagi kehilangan banyak poin di sisa musim.
Menariknya, hasil ini sekaligus memperpanjang dominasi Persebaya atas Persis musim ini. Pada pertemuan pertama di Surabaya beberapa bulan lalu, Green Force juga berhasil mengalahkan Persis dengan skor 2-1.
Arema FC Bangkit Setelah Deretan Hasil Buruk
Sementara itu, kabar berbeda datang dari Stadion Kanjuruhan, Malang. Arema FC berhasil mengakhiri tren negatif mereka dengan kemenangan telak 3-0 atas PSM Makassar.
Hasil ini terasa sangat penting bagi Singo Edan setelah sebelumnya gagal meraih hasil maksimal dalam dua laga derbi terakhir.
Meski kalah dalam penguasaan bola, Arema tampil jauh lebih efektif dibanding lawannya. PSM Makassar sebenarnya lebih dominan dalam mengontrol permainan, tetapi kesulitan membongkar pertahanan disiplin tuan rumah.
Arema justru tampil tajam saat mendapat peluang. Strategi serangan balik cepat yang diterapkan pelatih Marcos Santos terbukti berjalan efektif sepanjang pertandingan.
Lini Depan Arema Tampil Menggila
Tiga gol kemenangan Arema dicetak oleh Dalberto Luan Belo, Gabriel Silva, dan Joel Vinicius.
Produktivitas lini depan menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Tidak hanya tajam saat menyerang, Arema juga mampu menjaga pertahanan mereka tetap solid sepanjang laga.
Marcos Santos mengaku puas melihat kerja keras para pemainnya, terutama karena tim tetap mampu tampil maksimal meski jadwal pertandingan cukup padat.
Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal mentalitas tim yang kembali bangkit setelah tekanan besar dalam beberapa pekan terakhir.
PSM Makassar Gagal Manfaatkan Dominasi Bola
Di sisi lain, PSM Makassar harus pulang dengan rasa kecewa. Dominasi penguasaan bola yang mereka miliki ternyata tidak cukup untuk menghasilkan gol.
Beberapa kali serangan yang dibangun tim tamu kandas saat memasuki area pertahanan akhir Arema. Solidnya organisasi lini belakang Singo Edan membuat PSM frustrasi sepanjang pertandingan.
Situasi ini membuat posisi PSM semakin rawan dalam persaingan papan bawah. Mereka masih harus bekerja keras pada sisa pertandingan musim ini untuk memastikan aman dari ancaman degradasi.
Persaingan Liga Makin Memanas
Hasil dari dua pertandingan ini membuat persaingan di berbagai zona klasemen semakin menarik. Persis masih harus berjuang keras keluar dari zona degradasi, sementara Persebaya terus memburu tiket empat besar.
Di sisi lain, kemenangan besar Arema menjadi sinyal kebangkitan yang bisa mengubah peta persaingan papan tengah. Dengan performa yang mulai stabil, Singo Edan berpeluang menutup musim dengan hasil yang lebih positif.
Pekan-pekan terakhir BRI Super League musim ini dipastikan akan berlangsung panas karena hampir semua tim masih memiliki target penting yang harus diperjuangkan.