Memalukan! MU Unggul 2-0 Lebih Dulu, tetapi Tersingkir dari Carabao Cup Usai Dikalahkan Brighton
Memalukan! MU Unggul 2-0 Lebih Dulu, tetapi Tersingkir dari Carabao Cup Usai Dikalahkan Brighton/prediksi-bola-matador168 (30)
Manchester United kembali mengalami malam buruk di Old Trafford. Sempat unggul dua gol hanya dalam 10 menit pertama, Setan Merah justru kehilangan kendali dan kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga Carabao Cup 2026/2027, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat MU tersingkir dari turnamen lebih awal untuk musim kedua berturut-turut.
Kekalahan tersebut terasa semakin memalukan karena Manchester United mengawali pertandingan dengan sangat baik. Shea Lacey mencetak gol pada menit kedelapan, kemudian Mason Mount menggandakan keunggulan hanya dua menit berselang. Namun, keunggulan itu tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
MU Memulai dengan Sempurna
Manchester United langsung bermain agresif sejak peluit pertama. Dukungan penuh dari suporter di Old Trafford membuat para pemain tuan rumah tampil menekan dan berani mengambil inisiatif serangan. Hasilnya, Shea Lacey membuka skor pada menit kedelapan melalui gol senior pertamanya untuk klub.
Dua menit kemudian, Mason Mount membawa MU unggul 2-0. Gol cepat tersebut membuat United terlihat berada dalam kendali penuh dan membuat Brighton harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan. Pada titik itu, tidak banyak yang memperkirakan pertandingan akan berakhir dengan kemenangan tim tamu.sport.
Namun, Brighton perlahan menemukan celah di lini pertahanan United. Menjelang akhir babak pertama, Charalampos Kostoulas memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-45+1. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan dan menghidupkan kembali harapan Brighton.bola.
Brighton Bangkit Setelah Jeda
Memasuki babak kedua, Brighton tampil jauh lebih percaya diri. Mereka meningkatkan tekanan, mempercepat sirkulasi bola, dan mulai memaksa lini belakang MU melakukan kesalahan. Manchester United yang sebelumnya dominan justru kesulitan mengembangkan permainan.reuters+1
Pascal Gross menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-65. Gol tersebut membuat suasana Old Trafford berubah drastis. Sorakan pendukung tuan rumah berganti dengan kecemasan, sementara para pemain Brighton semakin yakin bahwa comeback dapat mereka wujudkan.bola.
Empat menit kemudian, Maxim De Cuyper mencetak gol ketiga Brighton. Tembakan pemain asal Belgia tersebut membawa The Seagulls berbalik unggul 3-2. United berusaha membalas pada sisa waktu pertandingan, tetapi tidak mampu menciptakan gol penyama kedudukan.
Carrick Akui Bertanggung Jawab
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab atas kekalahan tersebut. Ia menilai timnya gagal mengontrol pertandingan setelah memimpin dua gol dan tidak mampu merespons perubahan permainan Brighton.
“Ini tanggung jawab saya. Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tetapi setelah itu kami kehilangan kendali,” ujar Carrick seusai pertandingan. Ia juga menegaskan bahwa tim harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi laga Premier League berikutnya.
Kekalahan ini semakin menambah tekanan terhadap Carrick. Sebelumnya, Manchester United juga menjalani awal musim yang kurang meyakinkan dan disebut mengalami pekan buruk setelah kalah dari Manchester City di liga sebelum kembali dipermalukan Brighton di Old Trafford.
Catatan Buruk di Carabao Cup
Tersingkirnya Manchester United dari Carabao Cup terjadi untuk musim kedua secara beruntun di fase awal kompetisi. Musim lalu, Setan Merah juga tersingkir setelah dikalahkan Grimsby Town dari divisi bawah. Kali ini, mereka kembali gagal melangkah jauh meskipun bermain di kandang sendiri.jabar.
Bagi Brighton, kemenangan ini menjadi salah satu comeback terbaik mereka dalam beberapa musim terakhir. Tertinggal dua gol di Old Trafford, mereka mampu membalikkan keadaan melalui gol Kostoulas, Gross, dan De Cuyper. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Brighton ke putaran keempat Carabao Cup.
Manchester United kini harus mengalihkan fokus sepenuhnya ke Premier League. Carrick dituntut segera memperbaiki mental dan konsistensi tim, karena kegagalan mempertahankan keunggulan seperti ini dapat menjadi masalah besar dalam perjalanan musim mereka.