Comeback Dramatis PSG Kalahkan Tottenham Hotspur Lewat Adu Penalti di Piala Super Eropa 2025

PSG menangkan piala super eropa/ sumber (AFP/FRANCK FIFE)

PSG menangkan piala super eropa/ sumber (AFP/FRANCK FIFE)

Paris Saint-Germain (PSG) menorehkan sejarah dengan menjuarai Piala Super Eropa 2025 setelah menjalani pertandingan penuh tensi melawan Tottenham Hotspur di Stadion Friuli, Udine, Italia pada 13 Agustus 2025.

Pertandingan berlangsung sangat ketat dan penuh drama, berakhir imbang 2-2 setelah waktu normal. Kemudian penentuan kemenangan lewat adu penalti yang dengan PSG keluar sebagai juara dengan skor 4-3.

Jalannya Pertandingan

Tottenham yang bermain dengan formasi 3-4-1-2 di bawah pelatih baru Thomas Frank, mengawali pertandingan dengan cara bermain sabar dan mengandalkan serangan balik efektif.

Mereka mampu membuka keunggulan lewat gol Micky van de Ven pada menit ke-39, memanfaatkan bola muntah dari mistar gawang. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tottenham semakin percaya diri dan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-47 berkat gol Cristian Romero yang memanfaatkan assist dari Pedro Porro.

PSG pun mulai meningkatkan tekanan dengan formasi 4-3-3 mereka, tetapi lini belakang Spurs tetap solid menahan serangan.

Semangat PSG mulai membara saat Lee Kang-in yang masuk sebagai pengganti berhasil memperkecil ketinggalan pada menit ke-85.

Ketegangan memuncak di masa injury time ketika Goncalo Ramos menyundul keras umpan silang Ousmane Dembele pada menit ke-90+4 untuk menyamakan skor menjadi 2-2, yang membuat pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Namun, hingga akhir babak tambahan, tidak ada gol tambahan tercipta dan laga harus ditentukan melalui adu penalti.

Pada sesi penalti, meskipun Vitinha dari PSG gagal pada eksekusi tendangan pertamanya, performa gemilang kiper Lucas Chevalier dengan beberapa penyelamatan krusial termasuk tendangan penalti Micky van de Ven, membawa tekanan ke pihak Tottenham.

Beberapa penendang Spurs gagal memaksimalkan peluang, hingga akhirnya penalti terakhir dieksekusi oleh Nuno Mendes memastikan kemenangan PSG 4-3.

Momen Kunci Piala Super Eropa

Laga ini dihiasi beberapa momen penting yang menjadi penentu hasil akhir. Gol pertama dari Micky van de Ven di menit ke-39 membawa Tottenham memimpin.

Lanjut dengan gol Cristian Romero di menit ke-47 menggandakan keunggulan Spurs. PSG bangkit lewat gol Lee Kang-in menit ke-85 yang memacu semangat untuk comeback.

Kemudian gol dramatis Goncalo Ramos di injury time membuat skor menjadi 2-2. Pada babak penalti, penyelamatan kunci oleh kiper Lucas Chevalier serta penalti kemenangan dari Nuno Mendes menjadi faktor penentu yang mengantarkan PSG ke puncak juara.

Susunan Pemain (Line-Up)

PSG mengusung formasi 4-3-3 dengan Lucas Chevalier sebagai penjaga gawang. Lini belakang diperkuat Achraf Hakimi, Marquinhos, Sergio Ramos, dan Nuno Mendes.

Di lini tengah, Marco Verratti, Vitinha, dan Renato Sanches menjadi jantung permainan. Trio depan yang menggedor pertahanan Tottenham terdiri dari Lionel Messi, Goncalo Ramos, dan Ousmane Dembele.

Sementara itu, Tottenham Hotspur mengandalkan formasi 3-4-1-2. Hugo Lloris menjaga gawang, dengan lini pertahanan yang terdiri dari Emerson Royal, Cristian Romero, dan Micky van de Ven.

Di lini sayap dan tengah, Pedro Porro, Rodrigo Bentancur, Yves Bissouma, dan Lucas Moura mendominasi pergerakan. Dejan Kulusevski berperan sebagai kreator di belakang dua striker Richarlison dan Dominic Solanke.

Kemenangan ini menjadi gelar Piala Super Eropa pertama bagi PSG dan menambah koleksi trofi mereka pada tahun 2025 menjadi lima, sekaligus menjadi pembuka musim 2025/2026 yang penuh harapan.

Tottenham, meskipun harus puas sebagai runner-up, membuktikan kemampuan dan daya juang tinggi hingga laga berakhir.