Comeback 5 Gol, Sporting Hancurkan Mimpi Cinderella Bodo/Glimt di Lisbon!

Comeback 5 Gol, Sporting Hancurkan Mimpi Cinderella Bodo/Glimt di Lisbon!

Comeback 5 Gol, Sporting Hancurkan Mimpi Cinderella Bodo/Glimt di Lisbon!

Pertandingan Bodo/Glimt kontra Sporting Lisbon di Liga Champions 2025/26 menjadi salah satu kisah paling menarik babak 16 besar. Di leg pertama, klub kecil dari lingkaran Arktik itu membuat gempar dengan menghajar Sporting 3–0 di kandang mereka, Aspmyra, dan tampil sebagai “tim kuda hitam” yang justru berada di atas angin. Namun di leg kedua di Estadio José Alvalade, lengkaplah drama: Sporting bangkit dengan comeback luar biasa, menghancurkan 16 besar impian Bodo/Glimt dalam satu malam yang tak terlupakan.

Leg Kedua: Sporting 5–0, Ending Fantastis

Pertemuan leg kedua berlangsung pada Rabu 17 Maret 2026 di Lisbon, dengan Bodo/Glimt datang dengan keunggulan 3–0 agregat. Namun, Sporting langsung tampil menyerang sejak menit awal. Gol pembuka muncul di menit ke‑34 lewat sundulan Gonçalo Inácio, yang membuka jalan untuk kebangkitan tim tuan rumah.

Pertandingan makin memanas di babak kedua. Pedro Gonçalves menggandakan keunggulan di menit ke‑61, lalu Luis Suárez menambahkan penalti di menit ke‑78, membuat Sporting unggul 3–0 di laga ini dan menyamakan agregat 3–3. Jalannya mimpi Bodo/Glimt mulai retak, dan laga harus berlanjut ke babak tambahan.

Extra Time: Araújo dan Nel Hentikan Mimpi Cinderella

Di babak tambahan, Sporting menunjukkan mental juara. Di menit ke‑92, Maximiliano Araújo mengejutkan Bodo/Glimt dengan gol yang membawa Sporting memimpin 4–0 di laga dan 4–3 secara agregat. Ini adalah momen yang secara simbolis mengubah “tim kecil” menjadi kalah mental di tengah tekanan 180 menit.

Di menit akhir extra time, saat Bodo/Glimt diserang gelombang serangan, Rafael Nel memanfaatkan kesempatan untuk menutup skor menjadi 5–0. Gol ini mengunci agregat 5–3 untuk Sporting, sekaligus mengukir sejarah sebagai klub kelima yang berhasil mengejar defisit tiga gol di fase gugur Liga Champions.

Sporting Lolos, Bodo/Glimt Pulkam dengan Kepala Tegak

Dengan kemenangan 5–0 setelah extra time, Sporting Lisbon memastikan satu tempat di perempat final Liga Champions, melanjutkan petualangan mereka di Eropa setelah 40 tahun terakhir tidak pernah sedemikian jauh. Sementara itu, Bodo/Glimt harus pulang dengan kemenangan moral: mereka menunjukkan bahwa klub kasta kecil bisa menandingi raksasa Eropa, bahkan sempat memimpin 3–0 di kandang lawan.​

Bagi penggemar sepak bola, laga ini adalah campuran sempurna antara romansa “underdog” dan kekuatan pengalaman di panggung besar. Sporting membuktikan bahwa di Eropa, defisit tiga gol bukanlah akhir; sementara Bodo/Glimt meninggalkan jejak abadi sebagai salah satu kisah Cinderella paling berkesan di Liga Champions musim ini.