Lepas Dari Kutukan! Kane Pimpin Comeback Gila, Inggris Singkirkan RD Kongo 2-1

prediksi-bola-matador168-5

Lepas Dari Kutukan! Kane Pimpin Comeback Gila, Inggris Singkirkan RD Kongo 2-1

Inggris Akhirnya Pecahkan Kutukan Setelah Tertinggal di Babak Pertama

Timnas Inggris akhirnya menunjukkan karakter sebagai calon juara saat benar-benar berada dalam tekanan. Sempat tertinggal lebih dulu sejak awal pertandingan, The Three Lions berhasil bangkit dan mengalahkan RD Kongo dengan skor 2-1 untuk memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Atlanta pada Rabu (1/7) sempat membuat pendukung Inggris cemas. Gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh membuat skuad asuhan Thomas Tuchel berada dalam situasi sulit. Namun pengalaman dan mental juara akhirnya berbicara ketika Harry Kane tampil sebagai pembeda melalui dua gol penting pada menit ke-75 dan ke-86.

Kemenangan ini bukan hanya memastikan tiket ke fase gugur, tetapi juga menjadi catatan bersejarah bagi Inggris. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Inggris mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal saat turun minum. Sebelumnya, dari sembilan pertandingan saat tertinggal di babak pertama, Inggris hanya mampu dua kali bermain imbang dan tujuh kali kalah.

Selain itu, kemenangan ini juga memperpanjang rekor impresif Inggris saat menghadapi wakil Afrika di putaran final Piala Dunia. Dari sepuluh pertemuan, mereka belum pernah sekalipun menelan kekalahan.

RD Kongo Mengejutkan Inggris Lewat Gol Cepat

Meski berstatus debutan di fase gugur Piala Dunia, RD Kongo tampil tanpa rasa takut. Sejak menit-menit awal mereka langsung bermain agresif dan berani menekan pertahanan Inggris.

Hasilnya langsung terlihat pada menit ketujuh. Serangan dari sisi kanan menghasilkan umpan silang yang dimenangkan Chancel Mbemba melalui duel udara. Bola kemudian mengarah kepada Brian Cipenga yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.

Tanpa membuang kesempatan, Cipenga melepaskan tembakan mendatar ke pojok gawang yang gagal diantisipasi Jordan Pickford. Gol tersebut menjadi gol internasional pertama bagi sang pemain sekaligus membawa RD Kongo unggul 1-0.

Setelah gol itu, pertandingan berlangsung semakin menarik. Inggris mulai mengambil alih penguasaan bola, tetapi pertahanan RD Kongo tampil sangat disiplin.

Mbasi Tampil Gemilang di Bawah Mistar

Tekanan Inggris terus meningkat sepanjang babak pertama.

Jude Bellingham dua kali memperoleh peluang emas melalui sundulan, namun seluruh usahanya berhasil digagalkan penjaga gawang Lionel Mbasi yang tampil luar biasa.

Marcus Rashford juga hampir mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan matang dari Noni Madueke. Namun Aaron Wan-Bissaka melakukan penyelamatan spektakuler tepat di garis gawang sehingga keunggulan RD Kongo tetap bertahan.

Harry Kane juga memperoleh peluang emas menjelang turun minum melalui situasi sepak pojok. Sayangnya tendangan voli sang kapten kembali dimentahkan Mbasi yang tampil sebagai tembok kokoh di bawah mistar.

Di sisi lain, RD Kongo hampir menggandakan keunggulan ketika Yoane Wissa menyambut umpan silang rendah dari Wan-Bissaka. Bola sempat mengecoh Pickford, tetapi hanya membentur tiang gawang.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk RD Kongo.

Sentuhan Thomas Tuchel Mengubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan penting yang menjadi titik balik pertandingan.

Anthony Gordon dimasukkan untuk memberikan kecepatan tambahan di sektor sayap. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak besar terhadap permainan Inggris.

Serangan The Three Lions menjadi jauh lebih hidup. Gordon beberapa kali berhasil menembus sisi pertahanan lawan dan menciptakan peluang berbahaya.

RD Kongo yang sebelumnya tampil sangat disiplin mulai kehilangan ritme permainan akibat tekanan bertubi-tubi yang diberikan Inggris.

Harry Kane Bangkit, Inggris Lepas Dari Kutukan

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75.

Anthony Gordon mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti. Harry Kane menyambut bola dengan sundulan tajam yang tidak mampu dihentikan Lionel Mbasi.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membakar semangat seluruh pemain Inggris.

Setelah berhasil menyamakan kedudukan, Inggris terus menyerang tanpa henti.

Puncaknya terjadi pada menit ke-86.

Kane kembali menunjukkan naluri tajamnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Berhasil melepaskan diri dari kawalan bek lawan, sang kapten menerima bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke tiang dekat yang gagal dijangkau Mbasi.

Gol kedua Kane memastikan comeback dramatis Inggris sekaligus mengubah skor menjadi 2-1.

Stadion Atlanta pun bergemuruh merayakan keberhasilan Inggris membalikkan keadaan.

Mental Juara Mulai Terlihat

Comeback ini menjadi bukti bahwa Inggris kini memiliki mental yang berbeda dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya.

Ketika berada dalam tekanan dan tertinggal lebih dulu, skuad asuhan Thomas Tuchel tetap bermain tenang, terus menguasai pertandingan, dan menunggu momentum yang tepat untuk menghukum lawan.

Harry Kane kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim. Selain mencetak dua gol kemenangan, sang kapten juga menjadi sosok yang mampu mengangkat kepercayaan diri rekan-rekannya di saat situasi paling sulit.

Thomas Tuchel pun layak mendapat pujian atas keberaniannya melakukan perubahan taktik yang akhirnya mengubah arah pertandingan.

Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar

Dengan kemenangan ini, Inggris resmi melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pada pertandingan berikutnya, The Three Lions dijadwalkan menghadapi salah satu tuan rumah, Meksiko, di Mexico City Stadium pada 6 Juli mendatang.

Laga tersebut diprediksi akan menjadi ujian yang jauh lebih berat karena Meksiko akan mendapat dukungan penuh dari puluhan ribu pendukungnya sendiri.

Sementara itu, perjalanan bersejarah RD Kongo harus berakhir di babak ini. Meski gagal melaju lebih jauh, penampilan mereka sepanjang turnamen mendapat banyak apresiasi. Bermain berani, disiplin, dan mampu merepotkan salah satu kandidat juara menjadi bukti bahwa Leopards layak disebut sebagai salah satu tim kejutan terbaik di Piala Dunia 2026.

Bagi Inggris, kemenangan dramatis atas RD Kongo bisa menjadi titik balik perjalanan mereka di turnamen ini. Kutukan saat tertinggal di babak pertama akhirnya berhasil dipatahkan, dan kini kepercayaan diri Harry Kane beserta rekan-rekannya semakin tinggi untuk melangkah lebih jauh dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.