Dibungkus 8 Gol, PSG Hancurkan Chelsea di Stamford Bridge dan Singkirkan The Blues!

Dibungkus 8 Gol, PSG Hancurkan Chelsea di Stamford Bridge dan Singkirkan The Blues!

Dibungkus 8 Gol, PSG Hancurkan Chelsea di Stamford Bridge dan Singkirkan The Blues!

Pertandingan Chelsea vs PSG di babak 16 besar Liga Champions 2025/26 berakhir dengan kejutan telak. Di leg pertama di Paris, Chelsea sudah kalah 2–5 di Parc des Princes, membuat misi “remontada” mereka sangat berat di Stamford Bridge. Namun yang terjadi justru mimpi buruk: PSG tampil dominan, menghajar tuan rumah 3–0 di leg kedua, dan mencatat agregat telak 8–2 untuk Les Parisiens.

Gol‑gol Cepat PSG di Stamford Bridge

Laga leg kedua berlangsung di Stamford Bridge pada Rabu 17 Maret 2026 dini hari WIB, dengan Chelsea butuh bangkit dari defisit 2–5. Ternyata, malah PSG yang langsung memecah kebuntuan. Khvicha Kvaratskhelia membuka gol cepat di menit ke‑6, memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah dan menaklukkan kiper Chelsea dengan tenang.

Belum habis kejutannya, di menit ke‑14, Bradley Barcola menggandakan skor dengan tendangan setengah voli spektakuler setelah menerima umpan silang Achraf Hakimi. Dua gol awal ini praktis menghancurkan mental The Blues, dan PSG sudah unggul 7–2 secara agregat sebelum laga masuk babak pertengahan.

Mayulu Lengkapi Pesta PSG, Agregat 8‑2

Di babak kedua, Chelsea mencoba bangkit dan melakukan beberapa pergantian, termasuk memainkan Alejandro Garnacho dan Liam Delap untuk menambah daya tembak. Namun, penampilan Matvey Safonov di bawah mistar PSG sangat solid, beberapa peluang Chelsea berhasil digagalkan.

Di menit ke‑62, PSG menutup laga dengan gol ketiga. Senny Mayulu, yang masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti setelah bola rebound jatuh padanya, dan bola bersarang di gawang Chelsea. Skor 3–0 bertahan hingga peluit panjang, dan PSG pun melangkah ke perempat final dengan agregat 8–2.

Chelsea Terpuruk, PSG Siap Bersaing di Perempat Final

Bagi Chelsea, kekalahan 0–3 di Stamford Bridge menjadi salah satu kejatuhan terbesar di Liga Champions, sekaligus pencatatan agregat 2–8 yang sangat memalukan. Mereka gagal memanfaatkan status tuan rumah dan malah kembali menunjukkan kelemahan di lini belakang saat menghadapi serangan cepat PSG.

Di sisi lain, PSG menunjukkan mengapa mereka masih menjadi salah satu kandidat kuat juara Eropa. Kemenangan 3–0 di markas Chelsea, ditambah agregat 8–2, menjadi bukti dominasi Les Parisiens di dua leg. Mereka kini menunggu hasil duel Liverpool vs Galatasaray untuk mengetahui lawan di perempat final, dengan ambisi besar mempertahankan gelar Liga Champions yang sudah mereka genggam.