Vinicius Guncang Benfica! Real Madrid Lolos Dramatis 16 Besar UCL dengan Skor Agregat 3-1
Vinicius Guncang Benfica! Real Madrid Lolos Dramatis 16 Besar UCL dengan Skor Agregat 3-1/foto by matador168
Real Madrid berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions 2025/26 dengan kemenangan tipis 2-1 atas Benfica pada leg kedua playoff di Santiago Bernabeu, Kamis (26/2/2026).
Meski kalah agregat dari leg pertama, Los Blancos unggul 3-1 secara keseluruhan berkat gol cepat Aurelien Tchouameni dan Vinicius Junior.
Jalani Laga Sengit di Bernabeu
Pertandingan ini berlangsung sengit di hadapan 76.745 penonton yang memadati Stadion Santiago Bernabeu. Real Madrid memulai dengan keunggulan agregat 1-0 dari leg pertama di Lisbon, di mana Vinicius Junior mencetak gol tunggal meski sempat ada kontroversi rasisme yang melibatkan dirinya dan pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Benfica tampil agresif untuk membalikkan keadaan. Mereka membuka skor di menit ke-14 melalui Rafa Silva. Gol ini lahir dari umpan Vangelis Pavlidis yang terpotong oleh Raul Asencio, bola muntah justru mengarah ke gawang Thibaut Courtois.
Courtois melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya, tapi Rafa Silva sigap menyambar bola muntah untuk mengecoh kiper Madrid.
Tak mau kalah, Real Madrid langsung merespons dengan kilat. Hanya satu menit kemudian, di menit ke-16, Federico Valverde mengirim umpan tarik akurat dari sisi kanan. Aurelien Tchouameni, yang tak terkawal di depan kotak penalti, melepaskan tendangan keras langsung ke pojok kanan gawang Anatoliy Trubin. Skor menjadi 1-1, mengembalikan agregat menjadi 2-1 untuk Madrid.
Babak pertama berlanjut dengan tensi tinggi. Eduardo Camavinga menguji Trubin lewat tembakan jarak jauh, sementara Courtois melakukan penyelamatan brilian dari sepakan keras Richard Rios di menit ke-37. Ada momen kontroversial di menit ke-33 ketika Arda Guler mencetak gol, tapi dianulir VAR karena Gonzalo Garcia offside lebih dulu.
Vinicius Junior Jadi Pahlawan
Memasuki babak kedua, Benfica yang membutuhkan gol terus menekan. Pavlidis melepas sepakan dari luar kotak penalti yang melebar tipis. Trent Alexander-Arnold juga gagal memanfaatkan peluang Madrid saat tembakannya melebar.
Permainan terbuka Benfica justru membuka celah di lini belakang. Di menit ke-80, Vinicius Junior memanfaatkan situasi tersebut dengan sempurna. Pemain Brasil itu lolos dari kawalan pengawas dan dengan tenang melepaskan sepakan mendatar yang memperdayai Trubin. Gol ini memastikan kemenangan 2-1 untuk Madrid dan agregat 3-1, sekaligus menjadi momen emosional bagi Vinicius yang didukung spanduk suporter usai insiden leg pertama.
Madrid mengontrol sisa laga dengan solid. Courtois dan pertahanan terpusat menahan serangan balik Benfica, sementara lini tengah seperti Valverde dan Camavinga mendominasi penguasaan bola. Skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan, mengantarkan Carlo Ancelotti’s menuju babak 16 besar.
Line-up dan Statistik Kunci
Real Madrid turun dengan formasi 4-3-3: Courtois; Alexander-Arnold, Rudiger, Asencio, Carreras; Valverde, Tchouameni, Camavinga; Guler, Garcia, Vinicius Jr. Skuad utama tanpa Kylian Mbappe yang absen karena masalah lutut.
Benfica mengandalkan: Trubin; Aursnes, Otamendi, Tomas Araujo, Dedic; Barreiro, Rios, Schjelderup; Rafa Silva, Pavlidis, Dahl. Mereka tampil heroik tapi kurang klinis di momen krusial.
Secara statistik, Madrid unggul penguasaan bola 58%, tembakan 14-9, dan akurasi umpan 89%. Benfica menciptakan peluang lebih banyak di babak pertama tapi gagal memanfaatkannya.
Reaksi dan Prospek Madrid
Usai laga, Vinicius merayakan golnya dengan tarian di pinggir lapangan, disambut sorak suporter. Ancelotti memuji ketangguhan timnya: “Kami bermain pintar dan memanfaatkan peluang. Vinicius adalah kunci malam ini.”
Dengan lolosnya ini, Real Madrid akan bertemu pemenang Sporting CP vs Manchester City di 16 besar. Prestasi ini memperkuat posisi mereka sebagai favorit juara, meski musim ini sempat tersendat di fase liga dengan finis kesembilan.
Kemenangan ini juga menutup babak kontroversial leg pertama di mana kiper Trubin pernah cetak gol heroik untuk Benfica saat mengalahkan Madrid 4-2 di fase liga. Namun, di playoff, Madrid membalas dendam dengan cara elegan.
Los Blancos terus menunjukkan mentalitas juara di kompetisi paling bergengsi Eropa. Langkah selanjutnya menanti lawan tangguh, tapi dengan senjata Vinicius dan Tchouameni, peluang gelar keenam masih terbuka lebar.
Dapatkan informasi seputar bola dengan analisa yang lengkap dan akurat hanya di prediksi matador168, dapatkan berbagai info pertandingan lainnya di sini!!